Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

News

Jangan lupa 9.9 day sale!!

Jangan lupa 9.9 day sale, mulai jam 00:00 segala bentuk voucher, diskon , dan serta gratis ongkir, bisa kalian gunakan di jam-jam tersebut
link pemesanan ada dibawah
Shopee :https://shp.ee/9xksvb5
Tokopedia:
*HAPPY SHOPING*
#cat #catsofinstagram #cats #catstagram #instacat #catlover #catoftheday #catlovers #cats_of_instagram #catsagram #cutecat #catlove #ilovecats #catsofig #cutecats #catofinstagram #catsofworld #cats_of_world #catloversclub #catslover #catsofinsta #catsoninstagram #catslife #cateyes #blackcats #catgram #fluffycat #catsgram #catsoftheday #catsoftheworld

jktequestrian

from @jakprogroup Arena Warm up, salah satu arena yang digunakan oleh atlet berkuda melakukan pemanasan sebelum bertanding di arena field of play, Jakarta International Equestrian Park. Tidak hanya untuk pemanasan, arena ini kerap juga digunakan atlet maupun kuda untuk berlatih.

Setiap harinya, sebelum Pembatasan Sosial Berskala Besara (PSBB) diterapkan di DKI Jakarta, arena ini kerap digunakan oleh atlet Nasional untuk latihan berkuda sebelum mengikuti kejuaraan berkuda yang diadakan di Jakarta International Equestrian Park.
Lokasi arena ini, tidak jauh dengan arena tribun utama atau field of play. Sehingga sangat memudahkan untuk atlet berkuda melakukan pemanasan sebelum bertanding.

Saat ini, Jakarta International Equestrian Park dikelola oleh PT Pulo Mas Jaya yang merupakan anak perusahaan dari PT Jakarta Propertindo (Perseroda). Berlokasi di Pulomas, Jakarta Timur tempat ini dapat diakses menggunakan moda transportasi publik, yakni @lrtjkt dan turun di Stasiun LRT Equestrian.

@dkijakarta
@bumd_jakarta
@jktequestrian
@ptpulomasjaya

JAKARTA INTERNATIONAL EQUESTRIAN PARK PULOMAS (JIEPP)
A World Class Equestrian Park with Integrated Facilty in Jakarta

Stable Academy Equine Clinic Hotel Ballroom Meeting Rooms Event (Indoor/Outdoor) MICE

For More Information. 0817 1717 7022 (WA Only)

Setelah Unisa, Giliran Uniku Ditekuk Braya

Setelah minggu lalu tim Braya Al-Ikhlash yang merupakan alumni dari ponpes modern Al-ikhlash bersilaturahmi melalui sepakbola dengan civitas akademika Unisa.

Giliran civitas akademika Uniku yang tergabung dalam Sekawan FC yang dijajal Delon Cs Rabu (4/11/2020) sore . Pertandingan sendiri berlangsung Stadion Windusengkahan.

 

Tensi permainan yang tinggi presing ketat diperagakan oleh kedua tim sejak pluit kick off dibunyikan.

 

Terlihat gelandang Braya Teguh Purnama alias Toghe harus berjuang supaya tim lawan tidak melewatinya.

Akibat tensi permainan yang tinggi tak ak ayal striker haus gol Delon pun tumbang menjelang akhir pertandingan.

Dia terpaksa dibopong ke pinggir lapangan karena mengalami cidera serius dibagian lutut sehingga hanya menyaksikan sisa pertandingan di tribun.

Untungnya meski Delon tidak tampil penuh Braya bisa menang. Penampilan Agi jadi kunci sehingga bisa menang tipis.

Gol tercipta menjelang babak pertama berakhir , dimana Agi Nurfauzan berhasil membobol gawang Sekawan dari sisi kanan pertahanan yang di kawal oleh bek jangkung Pajri.

Ia mendapatkan umpan menawan dari Kahfi, Agi meliuk- meliuk bak penari balet, ia pun tak terhentikan sehingga gol cantik  pun tercipta.

Melihat timnya tertinggal kapten tim sekaligus pelatih Munir merombak susunan pemain di babak kedua dengan memasukan playmaker mungil nan cerdas Dadan Nugraha, sayap gantung Nunu dan Arman.

Tidak lupa untuk menambah daya gedor striker gempal nan lucu Weli yang merupakan dosen di Fakultas Ekonomi dimasukan.

Keasyikan menyerang justru tim sekawan FC kembali dibobol. Aktor intelektualnya tentu pemain sayap  Agi dengan cerdas mengirimkan umpan datar yang langsung di sambut oleh sepakan berkelas ala Filipo Inzaghi oleh Dede Sulaeman atau Chule.

Tak ingin di permalukan Sekawan pun kembali mamasukan fullback kiri yang jangkung Wisnu  dengan ciri khasnya ketika memberi sodoran seperti Ronaldinho meski tidak sama godrongnya (ups).

Ia memberikan umpan kepada gelandang mungil nan cerdas Dadan dan diakhiri oleh tendangan keras oleh striker Sekawan gol pun tercipta.

Skor 2-1 masih untuk kemenangan Braya. Di menit 80 kembali Agi Nurfauzan menunjukan kelasnya sebagai pemain sepakbola yang layak diperhitungkan.

Sayap kiri yang merupakan jebolan  dari prodi pendidikan bahasa inggris FKIP Uniku dan juga binaan Uniku  kembali membobol gawang Sekawan melalui tendangan canon yang tidak bisa dihentikan oleh kiper Sekawan.

Dengan penuh rispek dia pun tidak merayakan gol tersebut karena dia merasa tidak enak telah membobol almamater yang telah mengasah skill nya sehingga menjadi pemain kunci dari Braya.

Menjelang babak kedua berakhir terlihat sedikit insiden, dimana striker  gempal nan lucu weli bertabrakan dengan kiper Braya Aris sehingga Aris harus mendapatkan perawatan dari tim medis.

Diakhir pertandingan kapten sekaligus bek tangguh Braya Fc Tubagus alias Tebe yang merupakan turunan Banten menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim Sekawan.

Tebe merasa bahagia bisa melawan civitas akademika Uniku. Pria jangkung yang juga mirip dengan artis korea limin ho itu mengaku tidak penting skor yang penting menang (songong amat).

Hal senada pun disampaikan oleh salah satu striker Sekawan yang jarang mendapatkan bola Fahmi.

“Dengan silaturahmi bisa menambah persaudaraan, dan ia juga berharap kedepannya lebih banyak lagi alumni Al-Ikhlas yamg melanjutkan studinya di Uniku,” sebut pria berambut kriting ala Nicolas Saputra itu.

 

Link Berita : https://kuninganmass.com/sport/setelah-unisa-giliran-uniku-ditekuk-braya/